Berita Terbaru

MPLS SMKN 3 Kota Bogor Hindari Perploncoan dan Siap Cetak Siswa Yang Kreatif

KOTA BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Seperti halnya di sekolah-sekolah lain yang pada minggu pertama masuk sekolah, mereka diwajibkan untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa baru di SMKN 3 Kota Bogor juga tak berbeda, tengah mengikuti agenda ini terhitung sejak Senin (15/7/19) hingga Sabtu (20/7/19).

Ade Sugiawan, Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 3 Kota Bogor ketika ditemui di sekokah Jalan Pajajaean mengatakan, jika pihak sekolah dalam melaksanakan MPLS ini mengacu pada peraturan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami berusaha menghindari perploncoan dan segala bentuk kekerasan. Kami akan mengawasi terus selama kegiatan ini berlangsung dan akan lebih menitikberatkan pada edukasi yang bersifat mendidik para siswa menjadi pribadi yang edukatif dan kreatif. Sehingga mereka akan merasa gembira dan tidak trauma ketika mereka sudah memulai dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kelak,” sambung Ade.

Lanjut Ade, jika materi yang diberikan meliputi materi mengenai Jabar Masagi yang disampaikan Guru SMKN 3 Kota Bogor, materi mengenai Kebijakan Disdik Kota Bogor tentang Materi MPLS disampaikan langsung oleh Kepala SMKN 3 Kota Bogor Drs.Uus Sukmara., materi Kepolisian dan Tata Tertib Lalulintas disampaikan oleh Kepolisian Bogor Kota, mengenai Budaya dan Literasi dan materi Kepramukaan dengan mengundang Kwaran Kota Bogor.

Adapun yang membuka acara pada Senin tadi pagi intinya adalah jika MPLS ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun, yang mengambil tema “Menciptakan siswa-siswi yang edukatif, kreatif dan menghindari segala bentuk kekerasan”, sehingga kelak para siswa akan lebih siap dalam menyambut proses Kegiatan Belajar Mengajar yang sebentar lagi akan dimulai.

Ade mewakii seluruh panitia MPLS di SMKN 3 Kota Bogor berharap seluruh rangkaian kegiatan bisa berlangsung lancar dan sukses. “Apapun kegiatan yang dilakukan anak-anak, yang penting sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang pasti kami dukung, hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan bersama,” harap Ade diakhir wawancara. (Pank/Em)

Tidak ada komentar