Berita Terbaru

Kegiatan Workshop smkn 1 Kota Bogor Untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0


KOTA BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Kegiatan workshop “penyusunan perangkat pembelajaran abad XXI” yang digelar di Aula SMKN 1 Kota Bogor, hari kamis (11/7) dibuka langsung oleh Plt SMKN 1 Kota Bogor, Drs. Joni Alwis,
Kegiatan ini berlangsung untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang mengupas tantangan dan kebutuhan pendidikan di abad 21.

Dikarenakan banyaknya permasalahan pada bidang pendidikan yang sekaligus mencari solusi yang komprehensif, agar Indonesia dapat memetik manfaat pendidikan yang akan terjadi.
Acara ini akan berlangsung selama 2 hari di hadiri oleh 114 peserta terdiri dari para guru, dengan Narasumber Drs. Eddy Permana selaku Pengawas Pembina SMKN 1 Kota Bogor, Yusup yang berbicara mengenai Administrasi Pembelajaran, Nani Maryani berbicara tentang Desiminasi PIKI serta dari Tim IT membicarakan perihal Rapot dan Media Berbasis IT.

Dalam kegiatan workshop tersebut terpantau Nani sedang menyampaikan bahwa inovasi pendidikan ada 2 (dua) yang ditawarkan, yang pertama adalah sistem pengembangan profesionalitas guru lebih inovatif. Sedangkan yang kedua adalah pengelolaan sekolah yang efektif.
“Dengan kegiatan ini saya harap bisa menghasilkan kurikulum yang revesentatif yang dapat dilaksanakan di sekolah masing-masing dan sebagai bahan acuan dalam mengantisipasi era revolusi industri 4.0,”

Seperti yang diberitakan kemdikbud.go.id Presiden Jokowi memberikan enam instruksi khusus untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Keenam instruksi tersebut adalah: membuat peta jalan SMK; menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan (link and match); meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK; meningkatkan kerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri; meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK; dan membentuk Kelompok Kerja Pengembangan SMK.***

Nani menambahkan ada tiga proyeksi yakni Karakter, Kompentensi dan Literasi, keberlanjutan proses pengembangan pendidikan abad 21. Ujarnya.  (EM)

Tidak ada komentar