Berita Terbaru

NANI : PENTINGNYA HUMAS DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN

KOTA BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Pengembangan pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana karena pengembangan tersebut memerlukan adanya perencanaan secara terpadu dan menyeluruh.

Menurut nani Terkait dengan fungsi lembaga pendidikan sebagai salah satu tempat meningkatkan sosial budaya masyarakat, maka hubungan dengan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Hubungan lembaga pendidikan sekolah dan masyarakat adalah bagian internal yang tidak dapat dipisahkan.

"Peran humas di sekolah sebenarnya bisa membantu menetralisir persoalan sekolah, Sesuai tugasnya, humas memiliki peran ganda dalam kinerjanya yaitu fungsi internal dan eksternal. Menurut Nani Maryani memaparkan kepada bidiknews.com kegiatan Humas internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalam personal di lembaganya.

Sementara fungsi eksternal humas lebih bersentuhan dengan pihak luar, khususnya yang berkompeten. Paparnya.

Selain itu juga lanjut Nani, tugas humas eksternal seperti membina, mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite sekolah, membina pengembangan antara sekolah dengan lembaga pemerintahan, dunia usaha dan lembaga sosial lainnya. Selain itu Humas untuk menjalin komunikasi dengan pihak eksternal sekolah.

Tugas humas sebagai alat komunikasi internal lebih kepada membangun komunikasi dan distribusi informasi ke dalam personal di lembaganya. menginformasikan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen sekolah, menginventarisir potensi sumber daya manusia yang ada sesuai dengan kompetensi profesi dan kompetensi umum untuk mengikuti seminar atau pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas. Terang Nani.

Sementara tugas internal humas lebih kepada tugas teknis, seperti, memfasilitasi kegiatan komite  sekolah, menjalin komunikasi dengan para orang tua siswa, menjalin hubungan dengan sekolah-sekolah yang lain, memperluas hubungan dengan sekolah-sekolah dalam rangka mempererat kerja sama antar sekolah, Menjalin kerja sama dengan instansi/lembaga lain yang terkait dengan pendidikan, mengembangkan hubungan yang harmonis dengan dinas-dinas terkait terutama lembaga struktural dinas pendidikan, baik tingkat kabupaten/kota maupun propinsi, melakukan komunikasi secara berkala dengan lembaga-lembaga media, wartawan, dalam skala nasional. Baik ke dalam maupun ke luar, humas memiliki fungsi yang sama; bagaimana membangun komunikasi dan persepsi positif kepada stakeholders pendidikan dari negatif menjadi positif. Semula dari sikap antipati menjadi simpati, sikap kecurigaan berubah penerimaan, dari masa bodoh bergeser pada minat dan dari sikap lalai menjadi pengertian.

Tentu saja bentuk proses transfer sikap tersebut bukan pilihan utama. Artinya Humas akan bekerja ketika persoalan sudah berkembang. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?.

Tugas yang paling berat dihadapi humas sekolah adalah fungsi kerja eksternalnya. Disini kerja humas tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Kapan pun dan dimanapun jika ada yang perlu dijelaskan, diklarifikasi hingga dikonfrontir seputar sekolah, Humas harus siap sedia. Kerja eksternal ini Humas akan bersentuhan banyak orang, tidak hanya orangtua siswa atau instansi pemerintahan terkait dan perusahaan swasta tetapi juga masyakarat luas, entah sebagai LSM, politisi atau wartawan. Pungkas Nani. (EM)

Tidak ada komentar