Berita Terbaru

Kantor Desa Bojong Gede Kabupaten Bogor Dikeluhkan Warga

BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Pelayanan Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong gede  Kecamatan Bojong gede Kabupaten Bogor dikeluhkan warga setempat.

Hal tersebut tentunya bertentangan dengan keinginan Pemerintahan Jokowidodo, yang mewajibkan pegawai pemkab disiplin dan melayani masyarakat.

Kantor Desa, Pada hari jumat tanggal 1 maret 2019, Jam 12.30 sampai dengan jam 14.33 WIB, tidak ada satupun petugas yang berada dikantor Desa Bojong Gede, Jalan raya bojong gede no 250, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Jawa Barat.

Pantauan awak media, Kepala desa, Sekretaris Desa, staf hingga petugas lainnya pun tidak ada dikantor Desa Bojong Gede, Kabupaten Bogor itu.

Seorang wanita, Warga bojong gede, yang enggan menyebutkan namanya, ia ingin mengurus domisili untuk kepentingan mencari kerja, terpaksa harus menunda. Ia diminta untuk datang kembali di hari senin 4 maret 2019.

begitu juga Agus, yang akan meminta surat pengantar untuk pembuatan KTP Desa Bojong Gede, Kampung Gula, sama halnya dengan wanita yang enggan menyebutkan nama, diminta untuk datang kembali dihari senin.

permintaan untuk datang kembali dihari senin itu dikatakan Petugas honorer kantor desa Bojong Gede, Arul, yang baru mendatangi dan membuka kantor pukul 13.28 WIB.

“Pak Kades istrinya lahiran, Sekdes ke Kabupaten. Nanti ada yang datang pak,” kata Arul, sambil menyalakan motornya, lalu meninggalkan kantor desa pada pukul 13.39. WIB. Arul pun pergi lagi meninggalkan kantor Desa Bojong Gede.

Lalu, seperti sedia kala Kantor Desa pun Kosong tanpa ada seorangpun, Setelah Arul meninggalkan kantor. Pada Jam 13.59 WIB, datang warga, Nina yang Mau ngambil KTP suaminya, ia menjelaskan bahwa KTP nya sudah 2 tahun lebih belum juga selesai.

“Sudah dua tahun lebih, mulai 2016, saya nikah mei 2016, ngurusnya (KTP desember 2016, dari belum hamil hingga melahirkan dan anaknya sudah berusia 1 tahun setengah sekarang,” katanya.

Lalu, ada lagi warga lain yang hendak meminta surat pindah dikantor Desa tersebut, Dewi bersama keponakannya datang pukul 14.11 WIB,

“mau pindah ke Jakarta, saya dari dukcapil disuruh ke Kecamatan, dan disuruh ke kantor desa, untuk merubah data,” katanya.

Hingga pukul 14.33, awak media meninggalkan kantor desa, masih belum ada petugas satupun yang mendatangi kantor desa tersebut.

Terpisah, Dikantor DPMD Kabupaten Bogor, kepala Seksi Aparatur Pemdes, M. Jamaludin mengatakan, “mungkin saja kepala desa mempunyai aturan jam kerja kantor tersebut, karena pelayanan di Desa itu bisa 24 jam, secara formal dan non formal,” singkatnya. (EM)

Tidak ada komentar