Berita Terbaru

Perbandingan Pendidikan Pembiasaan Antara Teori dan Praktik Nyata

KOTA BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Sering kita dengar banyak orang yang mengatakan kebiasaan, tetapi ada juga yang mengatakan pembiasaan. Kebiasaan atau pembiasaan sebenarnya bisa berarti suatu hal yang selalu dilakukan secara terus-menerus. Selain itu pembiasaan dapat juga diartikan sebagai pengalaman dari seorang individu yang dulunya pernah dilatih atau pernah dialami. Kebiasaan yang baik menurut teori cenderung untuk dilakukan, tetapi jika kebiasaan itu buruk cenderung untuk di tinggalkan.
Sekolah baik formal maupun non formal biasanya mengajarkan muridnya secara teori untuk selalu membiasakan diri untuk berbuat yang baik dan menjauhi atau meninggalkan perbuatan yang tercela. Pendidikan semacam itu juga diajarkan pada pendidikan agama, yaitu selalu mengerjakan semua hal yang baik (berbuat kebajikan) dan meninggalkan semua hal yang buruk (kemungkaran).
DR. Hj. Aidawati, Kepala SMAN 6 Kota Bogor mengatakan jika Itu pula yang kini diterapkan di SMAN 6 Kota Bogor yang berlokasi di Jalan Walet ini.” Pihak sekolah sengaja mendisiplinkan siswa agar kelak mereka terbiasa dengan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap gerak-geriknya, tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang negatif seperti pergaulan bebas, senang membolos, minum-minuman keras ataupun tawuran, dan masih banyak lagi hal- hal lain yang sangat mengkhawatirkan jika mereka tidak dipantau dan dibiarkan dalam pergaulan yang bebas,” urainya.

Dalam upaya peningjatan kualitas peserta didik di SMAN 6 Kota Bogor, selain tadarusan juga ada kegiatan-kegiatan lain yang disiapkan di sekolah ini, seperti Literasi, Sholat Dhuha bagi yang ada waktu luang dan yang lainnya yang sekiranya diminati siswa dan sifatnya positif.

“Kami ingin siswa tidak hanya berkualitas di luarnya saja tapi juga harus berisi di dalamnya, dalam artian tidak hanya pintar dalam bidang akademik namun juga harus menjadi anak yang memilki jiwa taqwa yang tinggi, berakhlak mulia, berbakti pada orang tua dan menjadi insan yang sholeh-sholehah. Saya yakin jika hal ini kami seriusi dan dengan dukungan seluruh staf dan guru di sekolah ini, maka cita-cita mulia inj akan dapat terwujud sesuai harapan kami,” tegas Aidawati. (EM)

Tidak ada komentar