Berita Terbaru

Akibat dendam : Mantan mertua di bacok



BOGOR – BIDIKNEWS.COM
Akibat dendam kesumat, seseorang bisa lupa diri hingga melakukan tindak krimi­nal. Sopir angkot 03 jurusan Baranangsi­ang-Bubulak, HAJ (32), tega membacok AS (57) yang tak lain mantan mertuanya sendiri, Senin (25/6) malam. Warga Kampung Sukamulya, RT 04/30 Kelura­han Sukasari, Kecamatan Bogor Timur itu pun terluka parah di bagian leher dan telinga.

Informasi yang dihimpun bidiknews.com , HAJ mengaku kesal karena mantan istrinya, N (35), sudah menikah lagi. Keduanya memang kerap cekcok setelah HAJ dan N bercerai tahun lalu. Selain itu, H juga kalap lantaran menduga anak laki-lakinya akan diambil mantan istrinya. Dari pernikahan dengan N 13 tahun lalu, HAJ memang dikaruniai dua anak. Pertama laki-laki be­rusia 12 tahun dan anak kedua perempuan berusia 5 tahun. Namun pasangan ini akhirnya berpisah setahun lalu. Setelah berpisah, mantan istri menikah lagi. Begitu pula, pelaku juga menikah lagi.

Pada Senin (25/6) sekitar pukul 21:35 WIB, pelaku datang ke ru­mah AS dengan kondisi emosi. Ia berteriak meminta penghuni rumah keluar. Ia mencari man­tan istrinya, namun justru man­tan mertuanya AS yang keluar. Saat AS keluar dan berdiri di halaman rumah, pelaku yang biasa disebut PSK itu langsung nekat masuk dan langsung mem­bacok. Korban pun bersimbah darah. Kejadian itu disaksikan istri AAS (49) dan mantan istri pelaku N (35).

Kapolsek Bogor Timur, Kom­pol Marsudi Widodo, menga­takan, korban terluka di leher bagian kanan. Untungnya upaya pertolongan cepat sehingga korban selamat dan kini sudah pulang ke rumahnya. “Pelaku membacok tiga kali. Korban mendapat 20 jahitan. Alham­dulillah, nyawa korban tertolong. Sekarang sudah pulang dari rumah sakit, namun masih be­robat jalan,” kata Marsudi.

Dari keterangan saksi dan te­tangga korban, lanjut dia, diper­kirakan motif pelaku didasari karena dendam terhadap korban, yang mengizinkan anaknya me­nikah lagi dengan orang lain. “Warga sekitar juga sering me­lihat, mereka berdua cekcok. Pernah juga sampai diurus dan diselesaikan RT setempat. Nya­tanya, pelaku malah nekat ber­buat lebih parah. Sepertinya ia sakit hati karena mantan istrinya (anak korban), diizinkan meni­kah lagi,” ucapnya.

Setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi, pihaknya sedang menggencarkan peng­ejaran. “Pelaku dalam pengeja­ran, dari keterangan keluarga korban, pelaku tinggal di daerah Dramaha, Kabupaten Bogor. Angkotnya juga diketahui, F 1980 HA. Motif dendam memang se­ring bikin orang melakukan tindakan kriminal penganiayaan berat seperti ini,” tuntasnya.(pank)

Tidak ada komentar