Berita Terbaru

Makam Kramat Panca Buana Leuwikotok

BOGOR-BIDIKNEWS.COM
Makam Kramat leuwikotok  Panca Buana yang terdapat didaerah pinggiran Kabupaten Bogor tepatnya didaerah Kampung Leuwikotok desa Pasir laja Kecamatan sukaraja akhir-akhir ini gandrung dibicarakan masyarakat bukan saja warga masyarakat setempat bahkan aura kramat tersebut kini mencuat sampai keberbagai daerah seperti Cirebon,Banten ,Krawang ,Sukabumi dan Jakarta.

Menurut para sesepuh dan ahli spiritual mengenai sejarah Kramat tersebut Misterius .Hasil penelusuran yang sowan ketempat tersebut dan melihat keberadaan makam-makam dikramat itu seperti masih jaman Prasejarah,

Menururt penuturan  warga sekitar Kramat tersebut dulunya Kramat tersebut adalah sebuah perkampungan para Keturunan Ningrat/Raden dari dijaman Kerajaan Padjajaran,setalah masuknya  agama Islam melalui para Waliyulloh dikramat tersebut didirikan sebuah Masjid sebagai tempat peribadatan masyarakat dikampung tersebut ,setelah adanya kedatangan seorang Musafir yang numpang untuk beristirahat dimasjid tersebut karena keberadaan musafir tersebut secara fisik menebarkan bau yang kurang enak masyarakat didaerah tersebut mengusir bahkan sampai menendangnya,Entah siapa sebenarnya Musafir tersebut sambil meninggalkan tempat itu sang musafir itu mengeluarkan kata-kata yang bersifat Mistis “ Lembur Iyeu Ku Aing Ditarikolotkeun “yang artinya “ seketurunan masyarakat yang tinggal didaerah tersebut akan meninggal.

Cerita ini dituturkan oleh sesepuh yang tidak mau disebutkan namanya.

Karena cerita yang turun temurun dari para orang-orang tua ,akhirnya keberadaan Kramat tersebut tidak terawat bahkan semua Makam yang ada di kramat tersebut rata tertelan bumi,bahkan yang lebih Misteriusnya lagi mesjid yang dulunya sebagai tempat ibadah masyarakat dikampung tersebut pun lenyap secara misterius.

Setelah puluhan tahun keberadaaan Kramat tersebut tidak ada yang berani untuk merawat,entah kenapa tiba-tiba para tokoh dikampung Leuwikotok tergerak untuk melestarikannya kembali bahkan setelah Kramat tersebut dibersihkan oleh para masyarakat setempat hal-hal ganjil bermunculan seperti adanya penampakan Kubah Mesjid yang sangat indah menurut penuturan E .Hamamih salah satu tokoh yang sekaligus sebagai juru kunci di kramat tersebut.Beliau menceritakan terkadang masih banyak lagi hal-hal yang kasat mata yang sering ditemui oleh para pemburu Aura mistik seperti adanya Ular Siluman, Kuda Putih ,Kucing Putih yang sewaktu-waktu muncul disaat para peziarah sedang bertawasul di Kramat tersebut,tuturnya.

Menurut E.Hamamih pula pernah ada salah seorang Kyai yang kini telah meninggal dunia beliau pernah bertawasul selama sembilan minggu, beliau pernah mengatakan bahwa disini tempat para leluhur Leuwikotok pada jaman yang tidak diketahui tahunnya ,jelasnya kramat ini dulunya sebuah perkampungan Ningrat yang sering dikunjungi oleh para penyebar Islam dari cirebon dan banten,.seperti “Mbah Syech Habib Bin Raden Tumenggung, Syech Wali Yasin dan masih banyak lagi katanya.

E.Hamamih pun menjelaskan pula apabila ingin sowan ketempat ini ada hari-hari khusus seperti malam Kamis dan malam Minggu,adapun syarat yang sering digunakan selain Bunga Liman ,buah anggur merah dan apel merah katanya.

Berdasarkan penuturan selanjutnya bahwa Aura Mistis yang terpancar di Kramat ini positif yang artinya banyak dari para pemburu mistis yang sowan ketempat ini berhasil berkat karomah para Leluhur tersebutdari segala permasalahan hidup dan tidak semata-mata semua ini atas izin Allah semata ,waullohu alam bi sawab.(EM/ISMA)

Tidak ada komentar