Berita Terbaru

Kang Sukma & Komunitas Hijab Dewi Pelangi Peduli Kebakaran Bogor.

BOGOR – BIDIKINEWS.COM
Bencana kebakaran yg terjadi akibat setrika yg menyebabkan konsleting listrik dan berujung dengan terbakarnya 40 rumah dari 66 rumah yang terdiri dari 100 KK habis terlahap tak bersisa oleh si jago merah rupanya menyentuh hati kang sukma dan komunitas hijab Dewi Pelangi juga Muslimat Bulan Bintang Kabupaten Bogor untuk turun langsung memberikan bantuan kepada para korban bencana.

Bantuan yang diberikan mulai dari sembako, selimut, seprai, baju layak pakai, alat tulis, mie instan, hingga makanan ringan. Kesemuanya diberikan kepada korban bencana dengan berharap dapat meringankan penderitaan saudara-saudara yang tertimpa bencana.
Kang Sukma calon walikota Bogor memberikan pesan moral kepada keluarga yang tertimpa bencana bahwa orang yang sedang tertimpa bencana biasanya akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Dan dalam keadaan lemah atau terdzalimi insyaa Allah dikabulkan hajat atau keinginanya. Asalkan selalu sabar dalam menghadapi musibah. Karena kita tidak pernah tau tentang apa yang akan menimpa diri kita namun Allah sudah menuliskan semuanya dalam Lauh Mahfudz. Dan kita hanya bisa tawakal dan berikhtiar untuk menjalani hidup.

Dewi Pelangi yang hadir dengan komunitas hijabnya dan muslimat bulan bintang kabupaten bogor yang dipimpinnya mengungkapan bahwa ia berdomisili di kabupaten bogor namun bukan berarti ia menutup mata dan berpaku tangan melihat saudaranya di kota bogor mengalami bencana.
Sesama orang Bogor sudah selayaknya saling membantu. Kalau bencana ataupun musibah saat ini terjadi di kota masa kabupaten tidak mau membantu? Begitupun kalau musibah terjadi di kabupaten maka orang kota pun mesti ingat dan mau menolong.
Menurutnya kebaikan sebutir dzarahpun apabila iklas dilakukan maka akan bernilai dimataNya.

Kalau kang Sukma memberikan nasihat dan memotivasi para korban dengan ucapan dan doa mesti sabar dan tawakal dalam menjalani musiabah maka neng Dewi melengkapinya dengan memotivasi dan menyemangati dengan menumbuhkan rasa syukur. Mengingatkan para korban bahwa dalam peristiwa ini Alhamdulillah tidak menelan korban jiwa. Dan realistis pun mengutarakan bahwa anak-anak korban kebakaran mesti diberikan waktu khusus untuk belajar sambil bermain dalam menyembuhkan trauma dari bencana yang mesti ia lewati di saat tumbuh belum dewasa. Waktu khusus belajar sambil bermain ini tentunya untuk merefresh ingatannya akan peristiwa menyedihkan karena dikhawatirkan dapat memberikan efek trauma pada mereka hingga berkelanjutan. Dalam waktu khusus terbut diharapkan trauma kan sirna dan berganti dengan harapan akan hari esok yang lebih baik.

Kang Sukma juga menghimbau korban bencana untuk segera bangkit kembali dan bagi korban yang muslim  supaya rajin dalam menjalani shalat subuh berjamaah yang diserukan oleh dewan dakwah islamiyah kota bogor.
Sedikit namun merantai makna ucapan, doa dan harapan Kang Sukma dan Neng Dewi bagi seluruh korban bencana kebakaran semoga ada solusi dari banyak pihak dalam menanggulangi bagaimana ke depan mereka mesti berpijak bila tanpa rumah (EM)


Tidak ada komentar