Berita Terbaru

4 Kades Tak Terpilih Gugat Panitia


BANYUWANGI – BIDIKNEWS.COM
Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuwangi rampung sudah pada 8 Nobember 2017 telah lewat. Suka dirasa oleh Calon terpilih dan pendukungnya yang menang, duka pasti dirasa oleh Calon dan pendukungnya yang kalah. Walau pada akhirnya harus kembali pada jargon siap menang harus juga siap kalah.

Begitulah pula yang terjadi pada diri ke 4 Calon Kepala Desa Kaligung Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi gagal pada pemilihan beberapa hari yang lalu. Rumor beredar di Desa Kaligung, Pilkades Kaligung menyisakan beberapa persoalan yang jadi kontrofersi dan meresahkan masyarakat. Yaitu tentang dugaan terjadinya pelanggaran oleh Panitia dan Calon terpilih.

Sehingga dari ke 4 Calon Kades gagal antara lain Calon No. Urut 1. Muslam, S. Pd, Calon No. Urut 2. Ir. Putranto, Calon No. Urut 3. Juanda, dan Calon No. Urut 4. Muslih, S. Ag bersepakat untuk layangkan gugatan kepada Panitia Kabupaten.

Atas dasar informasi tersebut, media datangi salah satu Calon gagal yaitu Calon No. Urut 2 Ir. Putranto untuk mengkonfirmasi kebenarannya. Ternyata di kediaman Putranto sedang berkumpul beberapa Calon yang lain, yang sedang membahas persiapan pengajuan gugatan sebagaimana dimaksudkan.

” pada dasarnya kami bukan tidak legowo terhadap hasil pemilihan, hanya saja perasaan kami merasa tergannggu ketika ternyata ditemukan data dan informasi, bahwa benar atau tidak diduga adanya pelanggaran oleh Panitia dan Calon terpilih serta tim suksesnya yang bisa jadi berakibat terhadap kekalahan kami, ” ungkap Putranto 11 / 11 / 2017 diamini oleh Calon yang lainnya.

Juanda Calon No. Urut 3, menambahi keterangan Putranto, yang keterangannya lebih pada menjelaskan beberapa persoalan yang terjadi sebelum hari H. Menurut Juanda ditemukan persoalan ada benerapa warga tidak terdaftar di DPT memiliki E KTP Desa Kakigung datang ke TPS tidak diberi hak menggunakan hak pilihnya, ada kurang lebih 200 warga pemilih pada hari H ada di rumahnya tidak diberi surat undangan, ada dugaan money politik, Perangkat Desa RT, RW, dan Kadus terlibat dalam kampanye dan secara diam – diam belusukan arahkan dukungan warga kepada salah satu Calon.

Ditambahkan oleh Juanda, juga Putranto, bahwa persoalan – persoalan tersebut sudah dilaporkan kepada Panitia sebelum hari H, namun tidak digubris. Bahkan menurut Putranto dan Juanda kentara sekali Panitia sengaja abaikan laporan tim sukses mereka dan terkesan berpihak pada salah satu Calon saja. (MN )

Tidak ada komentar