Berita Terbaru

SMPN 1 Cimaung Wakil Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi


BANDUNGKAB-BIDIKINDONESIA.COM
Setelah ditetapkan sebagai pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Bandung, SMP Negeri 1 Cimaung berhak mewakili Kabupaten Bandung dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Hal itu terungkap saat Wakil Bupati Bandung H. Gun Gun Gunawan menyambut kedatangan Tim Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat di Bale Winaya Soreang, Jum’at (27/10).

Wabup menyebutkan bahwa dalam rangka menuju Kabupaten Bandung sehat, salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah adalah meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

“Program kesehatan anak diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan yang sehat sehingga dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi SDM yang berkualitas,” kata Wabup.

Untuk mencapai hal tersebut diperlukan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat dimana melibatkan semua pihak.

“Semoga dengan adanya even ini tidak hanya menghasilkan juara tapi juga dapat mendorong sekolah yang berpartisipasi untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan sekolahnya, selain itu juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk semakin menanamkan kesadaran hidup sehat kepada generasi penerus sehingga akhirnya menjadi budaya yang melekat kuat,” harap Gun Gun.

Sementara itu Ketua Tim Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat Drs. Riwayat mengatakan even pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Pada tahun ini tidak diadakan Lomba di Tingkat Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) dikarenakan berbenturan dengan Pilkades Serentak di Kabupaten/Kota di Jawa Barat sehingga kegiatannya berlangsung satu etape saja (Tingkat Provinsi),” terang Riwayat.

Disebutkan pada lomba tahun ini SMPN 1 Cimaung akan berkompetisi dengan SMP lain dari 22 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Ini lebih berat dibanding tahun sebelumnya yang hanya berhadapan dengan sekolah dari 5 Kabupaten/Kota, akan tetapi dalam melakukan penilaian ini, kami tidak semata-mata menilai untuk kepentingan di tingkat provinsi namun juga dalam rangka menghadapi lomba tingkat nasional,” kata Dia.

Lomba ini bukan hanya bertujuan mencari predikat juara, akan tetapi sebagai alat evaluasi dalam rangka meningkatkan mutu prestasi kegiatan belajar mengajar di sekolah melalui deteksi dini penjaringan kesehatan anak. Dia menambahkan bahwa koordinasi di tingkat kabupaten/kota dan tingkat kecamatan sangat penting ketika pemerintah ingin melakukan intervensi secara berjenjang.


“Saya berharap ke depan di tiap kecamatan ada model untuk sekolah sehat, jadi ketika ada kegiatan lomba sudah bisa ditentukan sekolah mana yang akan menjadi wakil dari tiap kecamatan, di samping itu kami tidak hanya menilai sekolahnya saja tapi menilai juga bagaimana kontribusi Tim Pembina (TP) UKS kabupaten/kota, TP UKS kecamatan dan peran pihak akademisi serta sejauh mana kemitraan yang sudah terjalin dengan pihak sekolah,” pungkas Riwayat.(EM)

Tidak ada komentar