Berita Terbaru

MASALAH KTP-E DI KOTA SUKABUMI DIHARAPKAN BISA SELESAI PADA AKHIR TAHUN 2017 INI


SUKABUMI-BIDIKNEWS.COM
Masalah KTP-e (Kartu Tanda Penduduk elektronik) di Kota Sukabumi, diharapkan bisa selesai pada akhir tahun 2017 ini. Dengan demikian, menurut Kepala Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Sukabumi, Iskandar, S.IP., M.T., sebanyak 14 ribu orang warga masyarakat Kota Sukabumi yang sudah terekam bisa memiliki KTP-e, serta tidak menggunakan lagi Suket (Surat Keterangan).

Dijelaskannya, sebenarnya jumlah warga masyarakat Kota Sukabumi yang sudah terekam dan menggunakan Suket ini, seluruhnya mencapai 18 ribu orang, tersebar di 7 wilayah kecamatan dan 33 kelurahan se Kota Sukabumi. Namun dari jumlah tersebut, sebanyak 4 ribu orang sudah mendapat KTP-e. Selanjutnya, Disdukcapil Kota Sukabumi mendapat lagi sebanyak 1 ribu blanko KTP-e, tapi sudah dicetak. Untuk itu, pada tahap berikutnya, Disdukcapil Kota Sukabumi akan mengajukan lagi sebanyak 10 ribu blanko KTP-e. Sebab seluruh warga masyarakat Kota Sukabumi yang sudah terekam dan menggunakan Suket ini, menghendaki agar bisa segera diganti dengan KTP-e, karena Suket ini hanya berlaku untuk jangka waku selama 6 bulan, serta harus diperpanjang lagi, sebelum mendapat KTP-e.

Dijelaskan pula, proses pencetakan KTP-e tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab harus berdasarkan data PRR (Print Ready Record) yang sudah tersusun di Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) RI. Sedangkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan pencetakan KTP-e, Disdukcapil Kota Sukabumi menyiapkan 8 unit printer, dan setiap unit printer bisa mencetak sebanyak 500 blanko KTP-e. Disamping itu juga dijelaskan, setiap KTP-e yang sudah dicetak, langsung didistribusikan ke 33 kelurahan, melalui kecamatannya masing-masing.

Lebih lanjut Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berupaya optimal melakukan pencetakan KTP-e, sesuai dengan data PRR yang sudah tersusun di Kemendagri RI. Selain itu, juga sedang gencar dan berupaya optimal melaksanakan program si Jempol (Inovasi Jemput Bola) pelayanan pembuatan administrasi dan dokumen kependudukan kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, dan program tersebut saat ini dilaksanakan di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi, serta di setiap SMA, SMK dan MA, termasuk di permukiman-permukiman warga masyarakat.


Adapun administrasi dan dokumen kependudukan yang paling banyak dibuat di setiap SMA, SMK dan MA, yakni KTP-e, serta di setiap permukiman warga masyarakat, KK (Kartu Keluarga) dan Akta Kelahiran. Dikatakannya, program tersebut dapat mengcover seluruh kepentingan warga masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan administrasi dan dokumen kependudukan.(EM)

Tidak ada komentar