Berita Terbaru

Dua WNI bebas dari hukuman mati di Arab kembali ke Indonesia.


JAKARTA-BIDIKNEWS.COM
Dua WNI yang telah dibebaskan dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi kembali ke Indonesia pada Sabtu (14/10), seperti disampaikan dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri.
Dirjen Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan dua WNI tersebut telah menjalani hukuman penjara.
"DT dan AHB dibebaskan setelah menjalankan hukuman pidana kurangan dan cambuk" jelas Iqbal dalam keterangan tertulis.
Keduanya divonis hukuman mati pada 12 April 2010, dalam kasus penemuan jenazah perempuan WNI berinsial AA di sebuah penampungan TKI ilegal di Jeddah, tempat DT dan AHB tinggal sejak tiba di Arab Saudi 2002 lalu.
Ketika ditemukan jenazah AA terpotong menjadi dua. DT dan AHB dijadikan serta seorang pria Thailand yang berstatus suami korban yang sempat dijadikan tersangka. Tetapi pria Thailand itu kemudian dibebaskan karena tidak terbukti bersalah.
DT dan AHB yang melarikan diri setelah kejadian, menjadi tersangka utama dan divonis mati sampai dengan pengadilan tinggi. Selama proses hukum keduanya tidak diberikan penerjemah yang layak.
Di tingkat Peninjauan Kembali PK, 24 Agustus 2014 lalu, putusan hukuman diubah dari hukuman mati menjadi hukuman 5 tahun penjara dan 300 kali cambukan.
Selama tiga tahun terakhir, pemerintah Indonesia membebaskan 144 WNI dari ancaman hukuman mati, 21 diantara di Arab Saudi. Saat ini, masih ada 175 WNI yang terancam hukuman mati, 19 diantara di Arab Saudi (red)


Tidak ada komentar